![]() |
| Anak-anak penerima manfaat bersama relawan BERGEMA Bandung merayakan kebersamaan, pembelajaran, dan kepedulian keluarga. |
Bandung, 4 Juli 2026 – Tawa, pelukan, dan kebersamaan memenuhi halaman Sekolah Bintang Madani, Jalan Terusan Pesantren No. 102, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, saat 127 peserta yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak mengikuti kegiatan BERGEMA (Berbagi, Bergerak, Bersama) yang diselenggarakan oleh Komunitas Ibu Profesional Regional Bandung bersama The Human Safety Net (THSN) Indonesia dan Generali Indonesia.
Mengusung tema "Aku dan Bapakku", kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan serentak di 50 kota di Indonesia untuk mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak melalui aktivitas bermain bersama.
Kemeriahan acara sudah terasa sejak pagi ketika seluruh peserta diajak bergerak dan menari bersama Beebo, maskot Board Game Land, dan Homi, maskot BERGEMA. Suasana penuh semangat dan keceriaan menjadi pembuka yang menghangatkan interaksi antar keluarga sebelum memasuki rangkaian kegiatan utama.
Momen yang paling menyentuh terjadi saat The Human Safety Net Indonesia, yang diwakili oleh Ibu Devi, menyerahkan secara simbolis donasi kepada anak-anak penerima beasiswa. Bantuan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap keluarga rentan dalam mendukung pendidikan anak usia dini.
Selain memperoleh beasiswa pendidikan, setiap keluarga juga menerima learning kit, yaitu paket pembelajaran keluarga yang dapat digunakan di rumah agar proses belajar dan bermain bersama orang tua dapat terus berlanjut setelah kegiatan selesai.
Usai prosesi penyerahan bantuan, kegiatan berlanjut ke acara utama. Para ayah dan anak mengikuti rangkaian permainan dalam sesi "Aku dan Bapakku", sementara para ibu mengikuti Mini Workshop PANDU 45 yang dipandu langsung oleh Septi Peni Wulandani dan Dodik Mariyanto.
Dalam sesi "Aku dan Bapakku", para ayah dan anak berpindah dari satu pos ke pos lainnya untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang dirancang melalui board game edukatif dan permainan tradisional. Seluruh permainan dirancang untuk membangun komunikasi, kerja sama, kepercayaan, serta kedekatan emosional antara ayah dan anak. Tawa dan sorak semangat terdengar di setiap sudut arena, memperlihatkan bagaimana aktivitas bermain mampu menjadi ruang sederhana namun bermakna untuk mempererat hubungan dalam keluarga.
Di saat yang sama, para ibu mendapatkan pembekalan mengenai PANDU 45, sebuah pendekatan yang membantu orang tua menemukan kekuatan dan potensi anak melalui beragam aktivitas sehari-hari. Selain memperoleh materi, setiap peserta juga mendapatkan buku panduan dan seri dongeng anak yang dirancang untuk mengenalkan 34 tema bakat, sehingga orang tua memiliki inspirasi aktivitas yang dapat dilakukan bersama anak di rumah.
Suasana haru menyelimuti penutupan acara ketika beberapa peserta membagikan pengalaman mereka.
Salah satu momen paling mengesankan adalah ketika seorang ayah membacakan surat apresiasi yang ditulis oleh istrinya di hadapan seluruh peserta. Dalam surat tersebut, sang istri mengucapkan terima kasih atas seluruh waktu, tenaga, cinta, perhatian, serta dukungan material maupun nonmaterial yang selama ini diberikan kepada keluarga. Banyak peserta tampak terharu mendengarkan ungkapan sederhana yang jarang terucap dalam keseharian.
Testimoni juga datang dari seorang anak yang polos berkata,
"Aku senang hari ini karena Ayah tidak kerja terus. Hari ini Ayah bisa main sama aku."
Kalimat sederhana tersebut seakan menjadi pengingat bahwa kehadiran orang tua merupakan hadiah paling berharga bagi seorang anak.
Sementara itu, salah seorang ibu menyampaikan kesannya,
"Hari ini tangki cinta saya benar-benar penuh. Ayah dan anak bermain bersama dengan penuh kegembiraan, sementara saya mendapatkan materi yang sangat bermakna tentang PANDU 45. Rasanya kami semua pulang membawa bekal baru untuk menjadi keluarga yang lebih hangat."
Ketua pelaksana berharap kegiatan BERGEMA tidak berhenti sebagai sebuah acara sehari, tetapi menjadi awal dari kebiasaan baru di setiap keluarga, yaitu meluangkan waktu untuk belajar, bermain, dan bertumbuh bersama.
Melalui kolaborasi antara Komunitas Ibu Profesional Regional Bandung, Generali Indonesia, dan The Human Safety Net Indonesia, BERGEMA menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari momen-momen sederhana ketika ayah, ibu, dan anak hadir sepenuhnya untuk satu sama lain. Karena keluarga yang kuat lahir dari kebersamaan, dan setiap waktu bermain bersama adalah investasi berharga bagi masa depan anak-anak Indonesia.
