![]() |
| Pegadaian Kantor Wilayah IX Ajak Masyarakat Verifikasi Informasi Lelang Secara Resmi |
Ayo Nusantara, Jakarta - Pegadaian Kantor Wilayah IX telah melaksanakan edukasi kepada masyarakat terkait maraknya penipuan digital berkedok lelang online yang mengatasnamakan Pegadaian. Melalui sosialisasi yang telah berlangsung, Pegadaian mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap penawaran lelang melalui media sosial, marketplace, maupun pesan pribadi yang mencatut nama perusahaan.
Dalam kegiatan tersebut, Pegadaian menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah menyelenggarakan lelang secara online melalui kanal tidak resmi. Seluruh proses lelang resmi Pegadaian dilaksanakan secara langsung, terbuka, dan sesuai ketentuan yang berlaku di outlet Pegadaian. Dengan mekanisme tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas, transparan, dan aman.
Pegadaian juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap modus penawaran barang dengan harga sangat murah yang mengatasnamakan Pegadaian di internet. Penawaran semacam ini kerap digunakan pelaku kejahatan untuk menarik perhatian korban agar melakukan transfer dana atau memberikan data pribadi.
Pegadaian Kantor Wilayah IX yang membawahi area Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, serta Provinsi Banten, terus berkomitmen meningkatkan literasi masyarakat mengenai keamanan transaksi dan perlindungan konsumen. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam menjaga kepercayaan masyarakat serta menghadirkan layanan yang aman dan terpercaya.
Pemimpin Pegadaian Kantor Wilayah IX, Maryono, mengajak masyarakat untuk selalu memastikan informasi berasal dari sumber resmi sebelum melakukan transaksi apa pun.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur penawaran lelang murah di internet yang mengatasnamakan Pegadaian. Seluruh proses lelang resmi dilakukan secara langsung di outlet Pegadaian. Pastikan selalu memperoleh informasi dari kanal resmi agar terhindar dari modus penipuan,” ujar Maryono.
Melalui kegiatan ini, Pegadaian berharap masyarakat semakin waspada, mampu mengenali modus penipuan digital, serta turut melindungi keluarga dan orang terdekat dari berbagai bentuk kejahatan siber.
